ZONA INTEGRITAS

MENUJU WILAYAH BEBAS KORUPSI / WILAYAH BIROKRASI BERSIH MELAYANI

Senin, 08 Maret 2021

Angka Pernikahan Di KUA Gangga Turun Drastis

Lombok Utara.Kemenag_KLU. Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gangga melalui penghulu Zamharir (08/03) kepada wartawan mengungkapkan angka pernikahan di KUA Gangga sangat menurun tajam. 

Pernikahan di kecamatan Gangga dilihat dari data KUA kecamatan Gangga untuk tahun 2019 berjumlah 430 pasang dan untuk tahun 2020 berjumlah  331 pasang dan pernikahan turun sebanyak 99 pasang. 

Data Nikah Rujuk untuk tahun 2019 yang berjumlah 430  pasang pelaksanaan pernikahan dilaksanakan di kantor, luar kantor dan isbat. Jumlah pasangan yang menikah dikantor untuk tahun 2019 sebanyak 351 pasang, luar kantor berjumlah 72 pasang dan isbat 7 pasang. 

Sedangkan untuk tahun 2020 jumlah pasangan yang menikah sebanyak  331  pasang dan dilaksanakan dikantor 223  pasang, luar kantor 96 pasang dan isbat 12 pasang. 

Kepala KUA Gangga melalui penghulu Zamharir, S. Hi menurunnya angka pernikahan ini dikarenakan telah berlakunya undang - undang perkawinan yang baru. 

" Telah berlakunya undang undang tentang perkawinan no 16 tahun 2019 yang merupakan hasil revisi dari undang undang perkawinan sebelumnya yaitu undang -  undang no. 1 tahun 1974 dimana dalam undang undang tersebut umur pria dan wanita sudah mencapai 16 tahun, sedangkan ditahun 2020 sudah berlaku undang - undang terbaru yang membolehkan pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun baru boleh menikah. Sehingga ditahun 2020 peristiwa nikah rujuk di KUA Gangga menurun. " Ungkap Zamharir

Diawal tahun 2021 dari data KUA Kecamatan Gangga jumlah peristiwa nikah pada bulan Januari 2021 sebanyak 39 pasang/peristiwa dengan rincian di kantor sebanyak 12 pasang, luar kantor 12 pasang dan isbat 6 pasang. 

Permasalahan yang dihadapi sampai saat ini oleh KUA Gangga adalah belum memiliki kantor dan balai nikah yang bagus dan permanen karena sejak peristiwa gempa 2018 , Kantor KUA beserta Balai Nikah hancur rata dengan tanah dan sampai saat ini belum bisa dibangun kembali ( Humas )

Share:

Sabtu, 06 Maret 2021

Rusak Akibat Gempa, KUA Tanjung Di Bangun Kembali

Lombok Utara. Kemenag_KLU. Gempa Lombok Utara dua Tahun silam masih menyisakan bekas yang luar biasa. Kantor pemerintahan, Kemenerian Agama Kabupaten Lombok Utara dan termasuk juga KUA di Kabupaten Lombok Utara hancur dan tak bisa digunakan lagi dan selama itu pula pelayanan di KUA termasuk juga di KUA Kecamatan Tanjung dilakukan di kantor darurat. Masyarakat yang melaksanakan pernikahan tetap dilayani walaupun di kantor darurat dan seadanya. Tidak ingin berlama - lama kondisi ini terus berlangsung,  kanKakanwil kemenag provinsi NTB DR. KH. Muhammad Zaidi Abdad, M. Ag didampingi kepala Bidang Bimas Islam dan kepala bina KUA kanwil kemenag provinsi NTB melaksanakan. Monitoring  Ke Kabupaten Lombok Utara khususnya ke KUA Tanjung dalam rangka melihat persiapan progres pembangunan,  jum, at, 05 maret 2021.



Didampingi Kankemenag KLU H. M. Ali Fikri, SH. MH meninjau langsung kondisi kantor KUA Tanjung dan  termasuk kunjungannya ke balai nikah  yang hanya terbuat dari bambu dalam kondisi yang sangat memperihatinkan. 

Kankemenag KLU.H.M.Ali Fikri mengungkapkan seluruh kantor KUA di kabupaten Lombok Utara rusak berat 

" Seluruh kanto KUA dikabupaten Lombok Utara rusak berat bahkan ada yang ambruk akibat gempa bumi dua tahun yang silam termasuk salah satunya adalah KUA Tanjung. Dikabupaten Lombok Utara sendiri ada 5 ( lima ) Kantor KUA yaitu KUA Kecamatan Pemenang, KUA kecamatan Tanjung, KUA Kecamatan Gangga, KUA Kecamatan Kayangan dan KUA Kecamatan Bayan dan KUA sudah memiliki tanah sendiri dan dan 4 ( empat ) KUA lainnya sedang proses sertifikasi tanah dan akan selesai di tahun 2021 dan berharap di tahun 2022 seluruh KUA di Kabupaten Lombok Utara mendapatkan SBSN seperti KUA Tanjung saat ini. Mudah - mudahan pelayanan kepada masyakat menjadi lebih baik, semakin lancar dan bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. " Harapnnya

Kondisi yang sangat memperihatinkan apalagi lokasi dan letak KUA ini berada di pinggir jalan dan berada diramaian di pusat kota menjadi perhatian yang serius bagi orang no satu di kanwil kemenag Provinsi NTB.

DR. H. M. Zaidi mengungkapkan KUA Tanjung sudah mulai dilakukan proses dan direncanakan akan dibangun di tahun 2021

" ..... Proses penggambaran sudah selesai dan tinggal proses tender, pokja sudah terbentuk dan gambar serta bentuk bangunannya akan sama dengan kantor KUA yang lainnya. Dan KUA ini akan dibangun melalui SBSN dan tanahnya minimal luasya 3 are " Ungkap H.M.Zaidi disela - sela kunjungannya ke KUA tanjung

Lebih jauh, M.Zaidi juga mengatakan sesungguhnya kita mendorong pelaksanaan SBSN ini agar pelayanan ke masyarakat lebih optimal khususnya pelayanan di seluruh kantor - kantor KUA, melihat kondisi KUA tanjung saat ini sangat memperhatinkan dari segi bangunan yang sudah hancur. Dan Tahun 2021 ini akan dibangun dan semoga bisa berjalan dengan lancar.

 ( Humas )

Share:

Rabu, 03 Maret 2021

Tren Kasus Covid Turun, Menag Yaqut Minta Disiplin 5M Terus Diperkuat

BERITA NASIONAL

SIARAN PERS Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi peran aktif berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengendalian Covid-19 di Tanah Air. Merujuk data dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tren kasus harian pada saat ini sudah mengalami penurunan dibandingkan pada Januari 2021 lalu. 

Kasus aktif harian di Indonesia pada Selasa (2/3/2021) tercatat sebanyak 153.074 orang atau sekitar 11,11%, sedang di dunia 18,85%. Angka kesembuhan di Indonesia juga mencapai 1.160.863 orang atau sekitar 86,18%, di atas rata-rata dunia yang masih di angka 78,93%. 

Menag menilai, peran serta masyarakat, seperti para tokoh agama, penyuluh agama, organisasi kemasyarakatan dan tenaga pendidikan sangat besar dalam memengaruhi faktor penurunan ini. 

Untuk itu, Menag sangat berharap mereka tidak lelah untuk mengajak masyarakat agar mewaspadai virus korona dengan menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan Gerakan Disiplin 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi serta menjauhi kerumunan. 

Selain itu, Menag menilai penurunan kasus harian ini tak lepas dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah yang mulai berjalan efektif. 

"Alhamdulillah, tren kasus harian Covid-19 terus menurun. Ini tidak terlepas dari kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan kepatuhan dalam PPKM serta Gerakan 5M," ujar Menag Yaqut di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini mengungkapkan, tren kasus harian Covid-19 pada Januari 2021 sempat mengalami peningkatan. Menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas pada Jumat (29/1/2021), Gus Yaqut akhirnya mengeluarkan Instruksi Nomor 01 Tahun 2021 tentang Gerakan Sosialisasi Penerapan Protokol Kesehatan (5M). Instruksi yang ditujukan kepada seluruh jajaran Kementerian Agama baik di pusat hingga kabupaten/kota itu bertujuan untuk mengintensifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Gus Yaqut juga meminta jajarannya untuk mengajak ormas dan tokoh agama dalam sosialisasi protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan.

Selain menerbitkan instruksi, Menag Yaqut juga beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan jajarannya. Antara lain dengan para Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dari 13 provinsi secara daring, awal pekan ini. Hadir juga dalam rapat koordinasi itu adalah Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar, serta para Staf Khusus Menteri Agama. 

“Ini bagian dari upaya kita untuk menekan laju paparan Covid-19 dan tentu saja ini bagian dari tugas kemanusiaan kita,” tutur Menag Yaqut. 

Instruksi Menag pun langsung ditindaklanjuti secara massif oleh jajarannya sejak awal Februari 2021. Para penyuluh agama di berbagai daerah bergerak bersama tokoh agama untuk melakukan sosialisasi. Secara nasional, total ada 50 ribuan penyuluh agama yang diterjunkan untuk mengedukasi masyarakat secara langsung terkait protokol kesehatan ini. 

"Bahkan, saya dengar penyuluh agama di Jakarta blusukan sosialisasi protokol kesehatan 5M," terangnya.

Proses sosialisasi ini dilakukan dengan berbagai pendekatan. Salah satunya pendekatan budaya berpantun yang dilakukan penyuluh agama Kantor Urusan Agama (KUA) di Banyuwangi. 

Share:

Pengawas Pendidikan Di KLU, Turun Naik Gunung Demi Meningkatkan Mutu Pendidikan

 


Lombok Utara.Kemenag.KLU. Para pengawas pendidikan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara perlu di acungkan jempol, betapa hebat para pengawas pendidikan ini harus berkolaborasi dan berpacu dengan tuntutan dunia pendidikan saat ini. Pengawas pendidikan hampir sudah memasuki 3 ( hari) mulai hari senin, 08 februari 2021 naik gunung menelusuri hutan dan ditemani hujan menyambangi para guru dan kepala madrasah. 


H. Umarudin, M. Pdi selalu ketua pok jawas terus melakukan pembinaan terhadap para guru dan madrasah. Salah satu program yang sedang dilakukan adalah pembinaan guru dan kepala madrasah dalam rangka Penilaian Kinerja Guru ( PKG) dan Penilaian kinerja Kepala Madrasah ( PKKM). 


Lamanya kegiatan ini dilaksanakan dikarenakan masa pandemi covid 19 dimana harus tetap menjaga jarak dan membatasi kegiatan keramaian. 


Untuk itu, sebelum covid 19 pembinaan guru dan madrasah bisa dilakukan sekali atau maksimal 2 ( dua) pertemuan namun dimasa pandemi dalam sekali pertemuan hanya 4 ( empat) orang saja dan itupun dalam jaga jarak. Sehingga hal inilah membuat kegiatan pembinaan membutuhkan waktu lama. 


Namun, hal ini bukan menjadi persoalan bagi para pengawas pendidikan khususnya ketua pok jawas didalam melakukan pembinaan. 


" Kami dari pengawas pendidikan bertekad bersama temen - temen pengawas pendidikan untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di kabupaten Lombok Utara " Ungkap H. Umarudin

 

Selama kegiatan, ada beberapa madrasah yang dijadikan lokasi Kegiatan khususnya untuk wilayah kecamatan bayan diantaranya : 1.MTs Syifaunnufus Kokoh Putik      2.MA Gauzabdurrazak  senaru 3.MTs NW luluan 4. MTs. Babusalam Embun sari. ( Humas) 

Share:

Selasa, 02 Maret 2021

Guru PAI Se - Kecamatan Pemenang Mendapatkan Pembinaan

Lombok Utara. Kemenag_KLU. Puluhan guru Penidikan Agama Islam ( PAI) tingkat SD/SMP/SMA/SMK se kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara menerima pembinaan dari Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 4 Malaka SMP Satap dusun stangi desa malaka, rabu, 03 Maret 2021. Kepala Kemenag KLU yang diwakili kasi pendis Muhammad Nurul Wathani, M. Pdi, Pengawas pendidikan kecamatan pemenang, Guru PAI se Kecamatan Pemenang. 


L. M. Marzoan dalam pengantar mengungkapkan selain dalam rangka pembinaan dan kegiatan ini sebagai ajang jalin silaturahmi. Kegiatan pembinaan guru PAI ini menjadi agenda dan sebagai bahan evaluasi kerja. Evaluasi Kelompok Kerja Guru ( KKG) yang saat ini masih belum berjalan maksimal. Sehingga sering terjadi perbedaan pemahaman untuk itulah perlu keseragaman baik itu terkait administrasi, laporan kerja guru. Sehingga peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam di kecamatan pemenang menjadi lebih baik dan semakin lebih maju. 


Ditempat yang sama, Muhammad Isnaini, pengawas Pendidikan juga menekankan pentingnya keseragamaan dan sangat perlu pertemuan seperti ini dilaksanakan secara rutin selain sebagai ajang tali silaturahmi dan juga sebagai bahan evaluasi kerja guru PAI. 


Kepala Kemenag KLU melalui Kasi Pendis Muhammad Nurul Wathani, M. Pdi mengungkapkan peran guru PAI sangat penting. 


" Peran baik  Bapak / ibu guru PAI sangat penting, tetapi dalam prakteknya kadang sering kurang diperhatikan apalagi tidak ada UN dalam ujian nasional untuk mata pelajaran PAI. Apalagi jam mapel untuk  PAI sekarang ini hanya 3 jampel. " Ungkap M. Nurul Wathani


Lebih jauh,  M. Nurul Wathani mencontohkan banyak orang tua yang tidak memberikan motivasi bagi anaknya untuk belajar agama. Kekuatiran, adalah dengan adanya kemajuan tekhnologi saat ini, banyak hape yang menjadi gangguan bagi anak - anak untuk belajar agama, apalagi dimasyarakat saat ini sangat sedikit anak -  anak yang pergi mengaji. Untuk itulah, peran guru PAI dimasyarakat sanggat penting. Perkembangan kecamatan pemenang menjadi daerah wisata menjadi tantangan terberat bagi guru PAI dimasyarakat untuk berperan membangun agama bagi anak - anak disekolah dan dimasyarakat. Guru PAI tidak hanya menberikan ilmu agama tetapi juga bisa dan mampu mengawal anak - anak didik untuk melaksanakan dan mempraktikkannya. 


Selain itu, mapel PAI juga dilihat dari realita di lapangan, untuk pelajaran umum seperti matematika, fisika ada kegiatan les sedangkan untuk pelajaran agama jarang ada les agama. Untuk itu, guru agama bisa bekerja sama dengan para guru ngaji untuk melihat kemajuan anak didik dalam hal agama seperti dalam hal membaca alquran, sholat dan lain lain. ( humas)

Share:



Arsip Blog


Definition List

Jadwal Layanan Senin s.d Kamis : 07.30 s.d 16.00 Wita Istirahat 12.00 s.d 13.00 wita Jum'at 07.30 s.d 16.30 wita Istirahat 11.00 s.d 14.00 wita

Unordered List

Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara Jum'at : 19 Maret 2021 Zoom Meeting Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara Jum'at ,19 Maret 2021

Kontak Pengaduan Layanan

Apabila pelayanan anda tidak puas silahkan hubungi No. Kontak berikut : Kasubbag TU : Hamdun,M.Hi No.Kontak : 085 337 340 889 Kasi PHU : H.Suparlan, S.Pd,M.Si No. Kontak :081 239 005 442 Kasi Pendidikan Islam : M.Nurul Wathani,M.Pdi No. Kontak : 085 337 916 855 Kasi Bimas Islam : H.Sulhi Akbar, S.Pdi No. Kontak : 087865600900 Kepala KUA Kec. Pemenang : Hilmizan,S.Fil No. Kontak : 081933156387 Kepala KUA Kec. Kayangan : H. Sinardi,S.Sos No. Kontak : 087865342123 Kepala KUA Kec. Gangga : Zamharir, S.Hi No. Kontak : 087877682031 Kepala KUA Kec. Tanjung : Lalu Syukri,S.Ag No. Kontak : 087704405178 Kepala KUA Kec. Bayan : Hasbul Munir, S.Shi No.Kontak : 087864280174

Wikipedia

Hasil penelusuran

Jumlah Pengunjung

Pasang Iklan hubungi Humas Kemenag KLU


Translate / Terjemahkan